Benarkah Terjadi Kenaikan Remunerasi TNI Dan Polri Di Tahun 2015?

Sebelum membahas mengenai remunerasi TNI dan Polri, kita bahas terlebih dahulu mengenai definisi dari remunerasi itu sendiri. Terlebih lagi kata tersebut memang jarang terdengar dikalangan masyarakat umum. Remunerasi merupakan kompensasi  yang diberikan kepada karyawan secara keseluruhan dengan maksud sebagai penghargaan atas hasil kerja dan sebagai motivasi untuk bekerja dengan lebih baik lagi.

Beberapa kasus yang sering terjadi  bahwa remunerasi biasa dilakukan di tubuh lembaga pemerintahan. Salah satunya adalah remunerasi TNI dan Polri. Adapun maksud adanya remunerasi terhadap kedua lembaga pengamanan negara tersebut adalah untuk mengoptimalisasi kinerja TNI dan Polri dalam penegakan hukum dan pertahanan kedaulatan negara Indonesia. Dengan adanya remunerasi juga akan memperkecil adanya praktek penyelewengan jabatan ataupun oknum-oknum TNI dan Polri untuk melakukan korupsi dan tindak kejahatan lain.

remunerasi tni dan polri

Lalu benarkah ada kenaikan remunerasi TNI dan Polri di tahun 2015? Kabar tersebut bisa dikatakan masih simpang siur, mengingat belum adanya keputusan mutlak dari pemerintah pusat terhadap kebijakan tersebut. Menurut salah satu petinggi Polri, dikatakan bahwa di tahun 2015 para perwira polisi harus sama dalam hal kenaikan remunerasi dengan TNI. Selain itu standar pendidikan yang ditempuh oleh calon-calon polisi diharuskan sesuai dengan Tentara Nasional Indonesia. Dikatakan lebih lanjut bahwa dampak kenaikan tersebut akan sampai ke tingkat Kombes saja. Besarannya masih belum bisa dipastikan, namun untuk setingkat Bintara bisa terjadi kenaikan kurang lebih 500 ribu rupiah.

Sebenarnya Polisi Republik Indonesia sudah mengajukan anggaran secara keseluruhan baik itu untuk gaji polisi, biaya operasional dan hal yang lainnya. Namun yang disetujui kurang dari jumlah pengajuan tersebut. Menurut Kepala Kajian Keamanan Nasional, pola pembiayaan di tubuh Polri haruslah diubah. Hal ini karena sebagian besar anggaran tertumpu kepada gaji. Dengan hal itu maka perlu adanya keseimbangan dengan pembiayaan lainnya, sehingga remunerasi TNI dan Polri bisa berjalan dengan optimal.

Baca Juga : Tabel Lengkap Remunerasi TNI dan POLRI 2014

Disisi lain beredar kabar bahwa remunerasi TNI dan Polri akan dihapus. Hal tersebut bisa berdampak buruk bahkan berbahaya. Seharusnya kesejahteraan TNI sebagai pengaman negara lebih ditingkatkan. Jika kesejahteraan pengaman negara tidaklah diperhatikan, maka bisa saja terjadi kekacauan di tubuh lembaga tersebut. Contoh yang sering terjadi adalah penyelewengan jabatan untuk kejahatan. Bukan tidak mungkin hal tersebut akan semakin bertambah dengan adanya penghapusan remunerasi TNI dan Polri.

Kesimpang siuran kabar ini sudah masuk dan beredar di tubuh lembaga TNI dan Polri. Hal tersebut tentunya kian meresahkan para tentara dan polisi. Gaji yang pas-pasan kini harus ditambah dengan penghapusan remunerasi. Sungguh sebuah ketakutan yang tidak diharapkan oleh lembaga tersebut, mengingat biaya yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan pribadinya dan biaya operasional TNI dan Polri.

Berkaitan dengan remunerasi TNI dan Polri, tersiar kabar juga adanya salah satu lembaga saja yang mendapat kenaikan sedangkan lembaga yang lain justru akan dihapus. Hal itu akan memicu perang yang luar biasa di kedua lembaga bersenjata tersebut. Jika hal ini masih terus belum ada kejelasan, maka sangkaan dan ketakutan tersebut akan terus terjadi bahkan membesar.

Kita berharap agar remunerasi TNI dan Polri bisa terjadi peningkatan. Hal ini harus berbanding lurus dengan kualitas pelayanan dan kesetiaan TNI dan Polri dalam menjaga dan mengayomi masyarakat. Mari kita dukung dan jaga pelaksanaan pertahanan kedaulatan Indonesia.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *