Besar Gaji dan TKD PNS DKI Jakarta Tahun 2015

Besar Gaji dan TKD PNS DKI Jakarta Tahun 2015 – Akhir-akhir ini banyak berita yang mengabarkan bahwa gaji dan tunjangan PNS untuk pemerintah provinsi DKI Jakarta akan segera naik secara fantastis. Hal ini tentu saja membuat semua orang bertanya-tanya berapa sih besar gaji dan TKD PNS DKI yang baru?

Pemprov Daerah Khusus Ibukota Jakarta mulai bulan Januari 2015 mulai menerapkan sistem penggajian dan pemberian tunjangan kinerja daerah (TKD) statis dan dinamis seluruh PNS di lingkungan DKI Jakarta. Kalau soal gaji pokok PNS besarannya akan sama baik PNS pusat dan PNS daerah. (Baca tabel gaji PNS terbaru). Namun demikian bagaimana dengan tunjangan kinerja deerah (TKD)? Lalu apa bedanya tunjangan kinerja statis dan dinamis?

gaji dan tunjangan kinerja daerah pemda DKI 2015

Dasar Hukum

Aturan hukum yang memayungi TKD bagi PNS DKI adalah berupa Perturan Gubernur DKI Jakarta nomor 207 tahun 2014 yang telah ditetapkan oleh Gubernur Basuki Tjahja Purnama pada tanggal 29 Desember 2014 dan mulai berlaku bulan Januari 2015. Akan tetapi peraturan ini belum diunggah secara resmi di situs resmi pemda DKI.

Apa itu TKD Statis?

Pada prinsipnya Tunjangan Kinerja Statis adalah tunjangan kinerja daerah dalam jumlah tetap yang diberikan kepada PNS DKI Jakarta berdasarkan sistem poin. Besarnya TKD statis dihitung berdasarkan peringkat jabatan (grading) dikalikan dengan poin yang dicapai. Tunjangan ini mirip dengan tunjangan kinerja di berbagai lembaga/kementerian seperti tunjangan kinerja kementerian keuangan, agama, dan lain-lain. TKD Statis akan dihitung berdasarkan kehadiran PNS. Jika seorang PNS terlambat, pulang sebelum waktunya, izin, cuti, dan sebagainya maka akan ada potongan terhadap TKD statis (pemotongan poin).

Grade yang digunakan untuk perhitungan TKD Statis sesuai dengan peraturan grading jabatan dalam Peraturan Menpan nomor 34 Tahun 2011. Penghitungan TKD yaitu dengan mengalikan poin dengan indeks harga nilai setiap jabatan yang besarnya ditetapkan bedasarkan upah minimm regional setiap provinsi.

Apa itu TKD Dinamis?

Lain halnya dengan TKD Dinamis. Tunjangan ini diberikan dengan melihat capaian seorang PNS setiap bulannya. TKD ini sama dengan TKD statis yaitu menggunakan sistem poin. Penghitungan pin TKD Dinamis sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2011 yang mengatur tentang Penilaian Prestasi Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil. Untuk menerapkan sistem penilaian prestasi kinerja ini Pemprov DKI menggunakan aplikasi electronic TKD atau e-TKD.

Selain mendapatkan gaji, TKD Statis, dan TKD dinamis, bagi para pejabat struktural di lingkungan Pemprov DKI akan mendapatkan tunjangan transportasi. Tunjangan ini diatur dalam Peraturan Gubernur DKI nomor 121 tahun 2014 yang ditetapkan pada tanggal 24 Juli 2014. Nominal tunjangan transportasi yang cukup besar antara range 4 juta s.d. 9 juta perbulan. Tunjangan ini hanya diberikan bagi pejabat di struktural sedangkan bagi pelaksana dan pejabat fungsional tidak diberikan tunjangan transportasi

No Eselon Tunjangan Transportasi Perbulan
1. Pejabat Eselon II Rp. 9.000.000
2. Pejabat Eselon III Rp. 6.500.000
3. Pejabat Eselon IV Rp. 4.000.000

Perkiraan Take Home Pay (THP) PNS DKI Jakarta

Berikut kami rangkumkan perkiraan nominal take home pay PNS DKI Jakarta untuk tahun 2015 yang didapat dari berbagai sumber berita:

Struktural : Lurah
Gaji Pokok = Rp 2.082.000
Tunjangan Jabatan = Rp 1.480.000
Tunjangan Kinerja Statis = Rp 13.085.000
Tunjangan Kinerja Dinamis = Rp 13.085.000
Tunjangan Transportasi = Rp 4.000.000
Total (maksimal) = Rp 33.372.000

Struktural : Camat
Gaji Pokok = Rp 3.064.000
Tunjangan Jabatan = Rp 1.260.000
Tunjangan Kinerja Statis = Rp 19.008.000
Tunjangan Kinerja Dinamis = Rp 19.008.000
Tunjangan Transportasi = Rp 6.500.000
Total (maksimal) = Rp 48.480.000

Struktural :Walikota
Gaji Pokok = Rp 3.542.000
Tunjangan Jabatan = Rp 3.250.000
Tunjangan Kinerja Statis = Rp 29.925.000
Tunjangan Kinerja Dinamis = Rp 29.925.000
Tunjangan Transportasi = Rp 9.000.000
Total (maksimal) = Rp 75.642.000

Struktural : Kepala Biro
Gaji Pokok = Rp 3.542.000
Tunjangan Jabatan = Rp 2.025.000
Tunjangan Kinerja Statis = Rp 27.900.000
Tunjangan Kinerja Dinamis = Rp 27.900.000
Tunjangan Transportasi = Rp 9.000.000
Total (maksimal) = Rp 70.367.000

Struktural : Kepala Dinas
Gaji Pokok = Rp 3.542.000
Tunjangan Jabatan = Rp 3.250.000
Tunjangan Kinerja Statis = Rp 29.925.000
Tunjangan Kinerja Dinamis = Rp 29.925.000
Tunjangan Transportasi = Rp 9000.000
Total (maksimal) = Rp 75.642.000

Struktural : Kepala Badan
Gaji Pokok = Rp 3.542.000
Tunjangan Jabatan = Rp 3.250.000
Tunjangan Kinerja Statis = Rp 31.445.000
Tunjangan Kinerja Dinamis = Rp 31.445.000
Tunjangan Transportasi = Rp 9000.000
Total (maksimal) = Rp 78.702.000
Pelaksana dan Fungsional THP
Operasional = Rp 13.606.000
Teknis = Rp 17.979.000
Administrasi = Rp 22.625.000

Besaran TKD Statis dan TKD Dinamis PNS DKI di atas masih mungkin berbeda dengan Perturan Gubernur DKI Jakarta nomor 207 tahun 2014. Jadi akan lebih jelas mengenai besaran dan cara penghitungan TKD Dinamis dan TKD Statis dengan melihat Perturan Gubernur DKI Jakarta nomor 207 tahun 2014. Sayangnya, peraturan tersebut sampai saat ini belum di unggah resmi di situs pemda DKI.

Update : Perturan Gubernur DKI Jakarta nomor 207 tahun 2014 sudah dibagikan ke publik simak ulasan di sini



15 Responses to “Besar Gaji dan TKD PNS DKI Jakarta Tahun 2015”
  1. nanang February 11, 2015
    • wikipns February 20, 2015
  2. gaji pns dki 2015 February 12, 2015
  3. suheri purnama February 18, 2015
    • wikipns February 20, 2015
  4. Cut nafitri February 19, 2015
  5. feni March 17, 2015
    • wikipns March 20, 2015
  6. Hotib March 18, 2015
  7. ADIMIN April 30, 2015
  8. wahyu July 31, 2015
    • wikipns August 11, 2015
  9. wahyu July 31, 2015
    • wikipns August 11, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *