Besaran TKT (Tunjangan Kegiatan Tambahan) Pegawai Pajak

Salah satu komponen THP (Take Home Pay) pegawai di Direktorat Jenderal Pajak adalah Tunjangan Kegiatan Tambahan atau yang lebih dikenal dengan nama TKT (baca: Te-Ka-Te). TKT hanya diterima oleh PNS Kementerian Keuangan yang berdinas di Direktorat Jenderal Pajak.  Untuk PNS kementerian keuangan yang lain tidak diberikan tunjangan semacam ini. Dengan adanya TKT mejadikan THP seorang pegawai pajak lebih besar dibandingkan denga pegawai di Unit eselon lain di kementerian keuangan. Jika pegawai di unit lain boleh dibilang hanya menerima Gaji Pokok, Tunjangan Kinerja (dulu TKPKN), dan Uang makan, pegawai di Direktorat Jenderal Pajak ada tambahan lagi bernama TKT.

Pemberian TKT ditetapkan melalui Keputusan Menteri Keuangan nomor 164/KMK.03/2007 yang merupakan perubahan kedua dari  Keputusan Menteri Keuangan nomor 537/KMK.03/2006tentang Pemberian Tunjangan Kegiatan Tambahan bagi Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dengan pertimbangan dalam rangka rangka meningkatkan produktivitas, gairah kerja, dan profesionalisme serta disiplin pegawai yang mengemban tugas untuk meningkatkan dan mengamankan penerimaan negara. Tunjangan kegiatan tambahan merupakan bagian yang tidak terpisah dari TKPKN.

Besar Tujangan Kegiatan Tambahan

Besaran TKT pegawai pajak yang lama berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan nomor 537/KMK.03/2006 dan berdasarkan perubahan terkahir yaitu Keputusan Menteri Keuanga nomor 164/KMK.03/2007 sama dan tidak ada perubahan. Tunjangan Kegiatan Tambahan ini diberikan kepada seluruh pegawai Direktorat Jenderal Pajak muali dari level Pelaksana, Struktural, dan Juga Fungsional. Berikut tabel TKT pegawai pajak:

No. Jenis Tunjangan Gol./Eselon Besarnya Tunjangan (Rp)
1. Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Pelaksana:
a. Pengatur Muda II/a 2.600.000,00
b. Pengatur Muda Tingkat I II/b 2.800.000,00
c. Pengatur II/c 3.000.000,00
d. Pengatur Tingkat I II/d 3.200.000,00
e. Penata Muda III/a 4.800.000,00
f. Penata Muda Tingkat I III/b 5.100.000,00
g. Penata III/c 5.400.000,00
h. Penata Tingkat I III/d 5.700.000,00
i. Pembina IV/a 7.500.000,00
j. Pembina Tingkat I IV/b 8.000.000,00
k. Pembina Utama Muda IV/c 8.500.000,00
l. Pembina Utama Madya IV/d 9.000.000,00
m. Pembina Utama IV/e 9.500.000,00
2. Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Pejabat Struktural :
a. Kepala Kantor Wilayah II a 16.600.000,00
b. Kepala Bidang/Kepala Bagian/Kepala Kantor Pelayanan III a 10.800.000,00
c. Kepala Sub Bagian/Kepala Seksi IVa 7.200.000,00
3. Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Pejabat Fungsional:
a. Pemeriksa Pajak Ahli :
Pemeriksa Pajak Madya 10.400.000,00
Pemeriksa Pajak Muda 7.600.000.00
Pemeriksa Pajak Pertama 6.800.000.00
b. Pemeriksa Pajak Terampil :
Pemeriksa Pajak Penyelia 7.200.000,00
Pemeriksa Pajak Pelaksana Lanjutan 6.400.000,00
Pemeriksa Pajak Pelaksana 4.300.000,00
4. Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Penelaah Keberatan 5.600.000,00
5. Tunjangan Kegiatan Tambahan (TKT) Account Representative 5.600.000,00

Hal-hal lain terkait TKT Pegawai Pajak

– Pegawai yang mendapatkan TKT tetap mendapatkan Tunjangan Kinerja (TKPKN)

– Untuk pegawai DJP yang sedang dalam mas tugas belajar untuk jangka waktu 6 (enam) bulan atau lebih hanya dibayarkan sebesar 25% dari jumlah yang seharusnya.

– TKT Pegawai Pajak dipotong bagi pegawai yang dikenakan sanksi atau hukuman atas pelanggaran disiplin atau kode etik dengan persentase sama seperti ketentuan yang mengatur pemotongan Tunjangan Kinerja (TKPKN).



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *