Bisnis Sampingan Guru

Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah profesi yang mau tak mau harus hidup dalam rutinitas profesinya. Seringkali rutinitas tersebut justru malah memberikan kesan “membosankan” bagi sebagian PNS dalam menjalankan tugas. Sehingga tidak mustahil jika banyak PNS yang memilih alternatif solusi dengan memilih “usaha sampingan” untuk memberikan warna dalam keseharian.

Seperti halnya PNS guru. Jam kerja guru cukup efektif jika hendak melakukan usaha sampingan. Rata-rata guru bekerja dari jam 7 pagi sampai jam 2 sore. Selebihnya guru masih punya banyak waktu untuk mencari penghasilan tambahan jika diperlukan. Mengingat di era digital ini kebutuhan hidup semakin “mahal” dan bervariasi. Sedangkan gaji guru PNS jika hanya bekerja sendirian (suami/istri tidak bekerja) pastinya membutuhkan inovasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

guru

Saat ini wikipns.com akan memberikan beberapa gambaran usaha-usaha yang bisa dicoba oleh PNS guru

1. Membuka lembaga Bimbingan Belajar “Bimbel”

Bimbel adalah usaha sampingan paling efeltif yang bisa dilakukan oleh guru. Selain waktunya dapat dilakukan di luar jam dinas, bimbel juga sesuai dengan profesi guru sebagai pengajar dan pendidik. Melalui bimbel guru bisa melakukan “transformasi ilmu” kepada siswa yang membutuhkan tambahan pelajaran. Guru bisa mengajak mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir untuk membangun bimbel secara klasikal maupun door to door dengan cara sistem bagi hasil. Guru bertugas menyiapkan ruang, modul, dan mencari siswa sedangkan mahasiswa bertugas sebagai pengajar.

2. Menjual pulsa elektrik

Pulsa adalah kebutuhan semua orang. hampir semua orang memiliki handphone dan membeli pulsa setiap harinya. Mengikuti watak manusia yang memilih hal-hal berbau “instan”, berjualan pulsa di lingkungan kerja sangat efektif. Teman-teman yang butuh pulsa secara cepat bisa pesan melalui SMS dan pembayaran bisa dilakukan saat bertemu di tempat kerja. Tidak hanya pada rekan kerja. Saudara atau keluarga dari teman sejawat biasanya juga akan memesan jika mengetahui ada teman dekatnya yang berjualan pulsa. Kelemahan dari sistem seperti ini adalah jika banyak yang membeli pulsa lewat SMS dengan berhutang dalam jangka waktu lama. Seperti kita tahu sendiri untuk menagih hutang dengan teman dekat bukanlah hal mudah. Apalagi bagi kita sebagai orang timur yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesponan dan kepantasan.

3. Membuka warung tenda di malam hari

Bagi guru-guru perempuan yang memiliki keahlian memasak dapat membuka warung tenda di malam hari. Dengan menu-menu sederhana seperti “warung penyet” biasanya tidak membuang cukup banyak waktu karena memasak dapat dilakukan di tempat berjualan. Selain itu dengan profesi guru yang menempel pada status yang penjual biasanya pelanggan akan lebih tertarik dan percaya akan kualitas masakan. Misal dari masyarakat umum dan orang tua murid. Guru PNS juga menerima pesanan catering untuk acara-acara tertentu seperti pengajian, hajatan, maupun rapat. Jika ada pesanan seperti ini guru PNS bisa bekerja sama dengan orang lain sehingga bisnis sampingan tidak mengganggu jam dinas.

4. Bisnis properti

PNS guru juga bisa mencoba bisnis properti tanah atau rumah. Bisnis ini cukup ringan karena hanya mengandalkan kemampuan berkomunikasi dan peka terhadap penawaran dan permintaan nasabah. PNS guru tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk menjalankan bisnis sampingan ini.

5. Menjadi penulis lepas

Sebagai insan akademisi guru bisa juga menjadi penulis lepas di media massa lokal, daerah, maupun nasional. Meskipun terkesan kecil tapi menjadi penulis lepas cukup menjanjikan bagi karir seorang guru. Selain dapat menambah Angka Kredit Pegawai juga dapat mengasah kemampuan intelektual PNS itu sendiri. Seseorang yang rajin menulis pasti juga rajin membaca sehingga menjadi penulis menuntut guru untuk mengikuti info-info terkini. Guru cukup bermodal komputer/laptop dan koneksi internet karena sebagian besar tulisan dikirim melalui email.

Baca juga: Coba Hal ini Jika Anda Bosa jadi PNS



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *