Boyolali Kekurangan 2000 PNS

Boyolali Kekurangan 2000 PNS-Saat ini jumlah PNS di Boyolali terhitung sekitar 10.200 PNS. Dari jumlah tersebut ternyata Pemerintah Kabupaten Boyolali masih mengalami kekurangan PNS. Sama seperti pemkab-pemkab lainnya, jumlah PNS dan rekruitmen yang dilaksanakan berjalan tidak seimbang. Bahkan ada beberapa pemkab yang bertahun-tahun tidak membuka perekrutan PNS. Kini, pemkab Boyolali membutuhkan sekitar 2.000 PNS lagi untuk mengisi kekosongan jabatan. Sayangnya, sampai saat ini Pemkab Boyolali belum mendapatkan kuota rekruitmen PNS untuk tahun 2015.

Kondisi kekurangan PNS di wilayah Pemkab Boyolali merupakan dampak moratorium berkepanjangan. Pasalnya, Pemkab belum diberi kesempatan untuk melakukan rekruitmen CPNS. Padahal selama moratorium ini jumlah PNS semakin menyusut karena tidak sedikit PNS yang memasuki masa purna tugas.

Berkurangnya jumlah PNS di lingkungan wilayah Boyolali diharapkan tidak mengurangi pelayanan prima Aparatur Sipil negara (ASN) pada masyarakat. Meskipun diakui kekurangan PNS terjadi di hampir semua SKPD. Namun, pelayanan prima tetaplah nomor satu. Melalui kinerja optimal dari pegawai yang tersedia pemkab Boyolali menegaskan PNS memberikan pelayanan public terbaik kepada seluruh masyarakat, mengingat statusnya sebagai “pelayanan masyarakat”. Jadi, kekurangan staf tidak bisa dijadikan alasan pemberian pelayanan yang kurang baik apalagi mempersulit warga.

Tahun 2014 sebenarnya pemkot Boyolali sudah mendapat kuota sekitar 36 CPNS yang terdiri dari 28 tenaga guru, 6 dokter, dan 2 Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintah. Namun jumlah tersebut belum memenuhi kebutuhan pemkab. Terutama bagi SKPD yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan. Dua SKPD ini memegang peran vital dalam penyelenggaraan pelayanan masyarakat. Mereka harus berhubungan secara langsung dengan masyarakat tanpa ada negosiasi.  Intinya, jumlah tenaga yang diterima tidak seimbang dengan banyaknya PNS yang pensiun. Otomatis hal ini dapat mengganggu penyelenggaraan tugas meskipun pemerintah telah menghimbau untuk tetap memberikan pelayanan prima.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *