Cara Mudah PNS Mengambil Kredit

Dalam banyak hal PNS mendapat keistimewaan. Seperti halnya ketika ingin mengambil kredit di bank. Cara pengambilan kredit uang sangatlah mudah. Mengapa demikian? PNS adalah abdi negara yang setiap bulan menerima gaji melalui bendahara yang telah ditunjuk. Bukti penerimaan itu diwujudkan dalam bentuk slip gaji. Bagi PNS yang mengambil pinjaman, pihak bank akan lebih mempercayainya. Hal ini dikarenakan seorang PNS tidak akan kabur apalagi berlaku curang kepada pihak bank.

Lalu, bagaimana dengan CPNS? Apakah seseorang yang berstatus CPNS juga bis amengambil kredit atau pinjaman di bank?

Tentu saja bisa. Bank akan memberikan pinjaman sesuai nominal yang disetujui oleh bendahara dan kepala SKPD. Biasanya pengambilan pinjaman akan disesuaikan dengan jumlah gaji yang diterima PNS dalam setiap bulannya. Cicilan yang harus dipotong dari slip gaji biasanya tidak boleh lebih dari 50 % dari gaji yang diterima. Bahkan ada pula yang hanya memberi kesempatan mengambil cicilan 40 % dari gaji. Artinya, jumlah cicilan tidak boleh melebihi persetujuan kepala instansi. Tujuannya adalah jangan sampai seorang PNS mengalami defisit sehingga gaji yang diterima per bulan tidak layak untuk memenuhi kebutuhan hidup. PNS harus mempertimbangkan kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu gaji tidak boleh diambang minus.

Proses pencairan pinjaman bagi PNS sangat cepat. Jika proses berjalan lancar maka 1 x 24 jam pun pinjaman dapat disetujui oleh bank. Maka perlu adanya upaya untuk mempersiapkan berkas-berkas serta langkah yang harus ditempuh agar proses dapat segera diselesaikan.

1. Tentukan jumlah pinjaman yang dibutuhkan

2. Perhatikan jumlah gaji

3. Ambil formulir pengajuan pinjaman di bank yang dituju

   Biasanya dalam pengambilan kredit PNS harus menyiapkan:

    – SK CPNS / SK PNS Asli

    – Ijazah terakhir Asli

    – Foto copy buku nikah (jika sudah menikah)

    – Foto copy KTP suami istri

    – Foto copy KK

    – Foto copy NPWP

    – Pas foto

4. Minta rincian gaji dari bendahara gaji (rincian gaji berbeda dengan slip gaji)

5. Bawa berkas-berkas yang telah lengkap ke bank

6. 1 atau 2 hari setelah disetujui biasanya uang langsung bisa dicairkan dengan catatan meninggalkan sejumlah 1x angsuran di rekening.

Bagi PNS yang baru pertama kali mengambil pinjaman biasanya akan merasa kaget karena gaji dipotong secara rutin. Namun rasa takut itu sebaiknya bisa disikapi dengan bijak karena keputusan mengambil kredit sudah menjadi keputusan di awal. Maka alangkah lebih baik jika sebelum mengambil kredit hendaknya dipikirkan secara matang. Tujuan pengambilan kredit harus jelas. Misal untuk memebli tanah, membeli rumah, membeli mobil, atau modal usaha. Jangan sampai pengambilan kredit ditujukan untuk berfoya-foya mengingat gaji PNS sudah cukup minim untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Agar tidak terlena oleh pinjaman bank hendaknya PNS dapat mengontrol diri agar tidak mengambil pinjaman lebih dari satu bank. Hal ini untuk mengantisipasi defisit pemasukan yang dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja PNS dilingkungan kerja.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *