Cuti Bersalin bagi CPNS

Berangkat dari banyaknya pembaca yang menanyakan terkati cuti bersalin CPNS, kali ini akan kami bahas terkait hal tersebut. Mungkin banyak Calon PNS wanita yang menanyakan tentang bolehkah seorang CPNS mengajukan cuti melahirkan atau cuti bersalin? Jika dilihat pada ketentuan dalam PP 24 Tahun 1976 tidak disebutkan secara khusus cuti untuk CPNS kecuali hanya ada pada penjelasan atas pasal 4 yang menyebutkan bahwa yang berhak mendapatkan cuti tahunan adalah PNS yang di dalamnya termasuk CPNS yang telah bekerja minimal 1 tahun.

cuti bersalin CPNS

Jika kita merujuk peraturan pelaksanaannya yaitu Surat Edaran BAKN nomor 1 tahun 1977 poin 5 tentang cuti bersalin, di situ tidak disebutkan spesifik tentang cuti bersalin bagi CPNS. Lalu apakah seorang CPNS bisa mengambil cuti bersalin? Mengingat persalinan adalah hal yang tidak bisa dihindari dan memerlukan waktu istirahat (off dari pekerjaan) dalam jangka waktu yang cukup lama. Faktanya dalam prakteknya seorang CPNS tetap bisa mengambil cuti bersalin sama seperti yang bisa didapatkan oleh seorang PNS wanita. Lalu apa dasarnya? Untuk hal yang tidak diatur dan masih menjadi perdebatan di kementerian/lembaga biasanya mereka akan mmengirimkan surat kepada BKN terkait hal tersebut (Cuti Bersalin CPNS).

Berikut penulis ambilkan dari surat balasan BKN atas surat dari walikota metro terkait Penjelasan Cuti Bersalin bagi CPNS. Dalam surat balasan tersebut menyebutkan bahwa meskipun dalam peraturan perundang-undangan (PP no 24 tahun 76) dan surat edara BAKN sebagaimana disebutkan sebelumnya hanya mengatur hak cuti bagi Pegawai Negeri Sipil wanita, tetapi aturan tersebut juga berlaku bagi CPNS dengan ketentuan cuti bersalin yang diambil ketika masih CPNS diperhitungkan sebagai cuti untuk persalinan pertama.

cuti bersalin bagi CPNS

Di beberapa kementerian lembaga ada Surat Edaran Meteri terkait hak cuti bersalin CPNS tersebut. Misalnya Surat Edaran Menteri Keuangan nomor SE-3559/MK.1/2009 mejelaskan adanya hak cuti bersalin untuk CPNS. Dalam huruf D surat edaran tersebut disebutkan: Hak cuti bersalin merupakan hak PNS/CPNS wanita untuk persalinan anak pertama, kedua, dan ketiga. Cuti bersalin yang diambil ketika CPNS akan mengurangi hak cuti bersalin setelan pegawai tersebut menjadi PNS. Mungkin rekan-rekan di kementerian lain punya peraturan tersendiri yang mengatur tentang diperbolehkannya cuti beralin bagi CPNS.

Jadi kesimpulannya, seorang CPNS wanita yang hamil tetap bisa mengajukan Cuti Bersalin sama seperti yang bisa dilakukan oleh PNS wanita. Akan tetapi cuti tersebut akan mengurangi hak cuti bersalin pegawai yang bersangkutan setelah menjadi PNS. Anda juga bisa mengunjungi forum tanya jawab di web BKN jika ingin menanyakan langsung perihal tersebut.



10 Responses to “Cuti Bersalin bagi CPNS”
  1. listia sari May 27, 2015
    • D Marta May 27, 2015
  2. Aldino Putra PErdana June 9, 2015
    • D Marta June 10, 2015
  3. Rusiansyah,SPd June 23, 2015
    • wikipns June 23, 2015
  4. fitri August 13, 2015
  5. amanati September 26, 2015
  6. widya January 11, 2016
    • wikipns January 14, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *