Gaji-13 Cair Sebelum Puasa

Gaji-13 dan rapelan 2015 dikabarkan cair sebelum puasa. Kepastian dari pencairan gaji-13 dan rapelan gaji PNS memang masih menunggu teken draf Peraturan Pemerintah (PP). Biasanya gaji-13 memang turun di bulan Juli mendekati tahun ajaran baru. Tapi berbeda dengan tahun ini, presiden Jokowi berharap gaji dapat diterima PNS sebelum puasa.

Dalam kalender menunjukkan puasa Ramadhan tahun ini akan jatuh sekitar tanggal 16/17 Juni 2015. Jika gaji-13 dan rapelan akan dicairkan sebelum puasa maka kemungkinan bulan Juni rapelan dan gaji-13 akan turun. Ini adalah kabar gembira bagi seluruh PNS di tanah air.

Pencairan gaji-13 sebelum puasa memang ada baiknya. Jika gaji-13 dicairkan pada bulan Juli, kemungkinan gaji tersebut akan lebih banyak untuk kegiatan konsumtif. Mengapa demikian? Idul Fitri 2015 akan jatuh sekitar tanggal 17 Juli. Biasanya, seseorang akan banyak membelanjakan uang untuk membeli baju, perlatan rumah, serta keperluan lain menjelang lebaran. Akan berbeda jika gaji-13 dicairkan bulan Juni. Diasumsikan gaji tersebut akan lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah anak. Tahun ajaran baru  berada di bulan Juli. Gaji-13 akan sangat bermanfaat untuk membeli peralatan sekolah dan biaya-biaya lain terkait penyambutan tahun ajaran baru bagi PNS yang memiliki anak sekolah.

Gaji-13 yang didasarkan perbedaan perhitungan gaji per bulan dan per minggu memang dambaan setiap pegawai. pasalnya, dengan gaji tersebut seorang PNS dapat menerima gaji dengan utuh. Misal bagi PNS yang telah memiliki tanggungan kredit bank, gaji-13 tidak akan dipotong alias bersih sehingga PNS dapat membuat perencanaan untuk penggunaan gaji tersebut.

Kenaikan gaji 6 % yang dijanjikan oleh pemerintah adalah upaya perbaikan nasib PNS. Selama ini gaji PNS terkenal kecil sehingga memacu seorang PNS melakukan korupsi. Sebagai aparatur negara yang “dekat” dengan pembukuan dalam berbagai aspek, seorang PNS sering tergoda oleh iming-iming materi. Gaji kecil yang disertai kebutuhan mendesak dapat memacu PNS melakukan tindakan korupsi yang seharusnya tidak pernah dilakukan. Maka dari itu, perbaikan sistem penggajian PNS yang akan mencoba menggunakan single salary atau penggajian tunggal diharapkan akan menjauhkan PNS dari kemungkinan korupsi.

Dalam nurani yang terdalam PNS tahu bahwa korupsi itu salah. Tapi sayangnya sering kali mereka terjebak oleh “sistem” yang ada di tempat kerja. Meskipun tidak berniat melakukan korupsi seorang PNS dapat telena dan terseret masalah. Maka dari itu penanaman anti korupsi harus digalakkan. Melalui kenaikan gaji diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme kerja.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *