Guru SD Non S1 PGSD Tidak Harus Sertifikasi Ulang

Guru SD Non S1 PGSD TIdak Harus Sertifikasi Ulang-Selama ini banyak guru SD yang non lulusan PGSD yang dibuat galau gara-gara isu guru SD yang tidak linier sertifikasinya akan dicabut atau harus mengikuti sertifikasi ulang. Perlu dikaji ulang apa yang dimaksud dengan istilah “liner” tersebut. Linier memiliki arti kesesuaian antara bidang studi pada ijazah S1 dengan bidang studi sertifikasi. Jika tidak linier tentu akan sangat berpengaruh pada tunjangan sertifikasi yang diterima. Jadi, bukan  berarti kalau tidak PGSD diartikan “tidak linier”.  Guru SD yang tidak linier tidak perlu mengajukan sertifikasi ulang jika S-1nya masih dianggap linier walaupun bukan PGSD. Adapun yang dimaksud linier di sini adalah sebagai berikut

  1. Guru Kelas TK S1/D-IV kependidikan non kependidikan yang dianggap linier adalah jurusan PGTK/PGPAUD dan Psikologi
  2. Guru Kelas SD non kependidikan yang dianggap linier adalah jurusan PGSD, Psikologi, IPA/IPS. Matematika, Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, Biologi, PPKn, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi
  3. Pendidikan Luar Biasa non kependidikan yang dianggap linier adalah jurusan Pendidikan Guru Luar Biasa dan Pendidikan Khusus
  4. Seni Budaya non kependidikan yang dianggap linier adalah jurusan Seni Budaya dan/atau uang relevan
  5. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan non kependidikan yang dianggap linier adalah jurusan Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dan/atau yang relevan

Penjelasan di atas sudah sesuai dengan Buku Pedoman Sertifikasi Guru 2015 oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjamin Mutu Pendidikan bahwa yang memiliki jazah S1/D-IV tidak perlu mengikuti sertifikasi ulang. Jadi bagi guru SD yang tidak memiliki ijazah PGSD tidak perlu berkecil hati ASALKAN ijazah yang dimiiliki telah linier dengan jurusan Psikologi, IPA/IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, Biologi, PPKn, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. Sesuai pedoman yang ada, guru pemilik ijazah tersebut bisa mengikuti seleksi sertifikasi di tahun ini.

Lalu bagaimana nasib guru yang memiliki ijazah tidak linier?

Guru yang memiliki ijazah tidak linier dengan bidang studi dihimbau segera melapor pada dinas pendidikan kabupaten/kota untuk mengikuti sertifikasi ulang jika tidak ingin tunjangan profesinya dihapus.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *