Info Besar Tunjangan Kemahalan

Setelah RPP tentang sistem penggajian tunggal di “ACC” maka gaji PNS terdiri dari gaji pokok, tunjangan kemahalan, dan tunjangan kinerja. Artinya, berbagai tunjangan seperti tunjangan keluarga dan tunjangan beras kemungkinan besar akan dihapus. PNS akan menerima sistem penggajian yang lebih sederhana tanpa ada rincian-rincian seperti yang telah lalu.

Dengan adanya tunjangan kemahalan, diharapkan bisa memperbaiki kesejahteraan PNS. Tunjangan kemahalan PNS yang ada di Jawa dan Papua tentunya berbeda karena biaya hidup sehari-harinya pun berbeda. Untuk besar tunjangan kemahalan yang akan diberikan kepada PNS masih dibahas oleh Kementerian Keuangan. Yang jelas, tujuan tunjangan kemahalan bukan untuk “memilih kasih” PNS melainkan untuk kepentingan bersama.

Mari membayangkan,

Hidup di Jawa dan Papua tentu berbeda. Harga beras 1 kg di Jakarta sekitar 8.500, sedangkan di Papua harga beras bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari harga tersebut. Selain itu akses lokasi tempat kerja juga menjadi pertimbangan. Banyak PNS yang ditempatkan di pelosok-pelosok negeri sementara gaji yang diperoleh sama dengan yang ada di tengah perkotaan. Padahal, jika dilihat sudah barang tentu ada perbedaan yang signifikan.

Besar tunjangan kemahalan masih menunggu data dari badan Pusat Statistik yang melakukan pemetaan biaya hidup masing-masing daerah. daerah yang memiliki biaya hidup mahal akan memperoleh tunjangan lebih tinggi. Sedangkan untuk tunjangan kinerja akan berbeda lagi. PNS dengan beban kerja tinggi akan memperoleh tunjangan lebih banyak dibandingkan yang memiliki beban kerja rendah. Oleh sebab itu, pemetaan yang dilakukan BPS diharapkan bisa sedetail mungkin sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.

Selama ini banyak sekali PNS yang merasa kurang cocok dengan gaji yang diberikan oleh pemerintah. gaji PNS terkenal “miris”, bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Maka tidak salah jika banyak orang-orang dengan potensi tinggi yang “enggan” menjadi PNS karena gajinya yang kecil. Mereka lebih memilih menjadi pengusaha atau pekerja swasta dengan gaji yang lebih menjanjikan.

Upaya pemerintah untuk memperbaiki sistem penggajian ini diharapkan mampu menarik minat cendekia-cendekia berkualitas untuk mengikuti seleksi CPNS. SDM berkualitas adalah modal awal abdi negara yang berkualitas pula. Negara butuh pondasi dan motor-motor yang kuat untuk memajukan berbagai bidang. Maka pemerintah perlu serius menyikapi permasalahan ini. Mengingat amanat dalam Undang-Undang nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)

Pemerintah wajib membayar gaji yang adil dan layak kepada PNS serta menjamin kesejahteraan PNS



2 Responses to “Info Besar Tunjangan Kemahalan”
  1. Wied Efect May 29, 2015
  2. D Marta May 29, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *