Ingin Kaya Jangan Nikah dengan PNS, Benarkah?

Memiliki kehidupan mapan, terjamin sandang, pangan, papan, hiburan, dan kehidupan yang serba “ada” adalah harapan semua orang. Tidak ada satu orang pun di dunia iini yang berdoa ingin hidup sengsara dalam setiap doanya. Tapi, jika tujuan hidup Anda di dunia hanya mengejar materi. Maka janganlah menjadi PNS.

Profesi bukanlah bukanlah profesi mengejar kekayaan. PNS adalah panggilan jiwa yang tidak setiap orang mendapatkannya. Contohnya saja, banyak orang yang memilih berwiraswasta daripada harus kerja kantoran yang terikat akan banyak aturan. Dari cara berpakaian, bertutur kata, bahkan tugas-tugas yang setiap hari dilakukan pun terkesan menjemukan. Berbeda dengan swasta yang setiap hari dapat bertemu dengan warna-warna berbeda dalam kehidupannya. Dari sudut pandang penghasilan pun jauh berbeda. PNS harus menunggu awal bulan untuk bisa menerima gaji. Sedangkan wiraswasta bisa setiap hari menerima pemasukan sesuai usaha yang dilakukan. Ibaratnya pegawai negeri yang masih baru per bulan menerima gaji 2.400.000-an, swasta bisa menerima 100 – 150 rb setiap hari. Belum lagi jika memiliki berbagai macam usaha. Pekerja swasta juga mengenal istilah “gaji lembur”. Ketika mereka melaksanakan tugas di luar jam kerja ada tip upah lembur sebagai pengganti jasa yang telah dilaksanakan. Dan biasanya gaji lembur ini jauh lebih besar dibandingkan perhitungan gaji biasanya. Tidak demikian pada profesi PNS. PNS tidak mendapatkan kerja lembur meskipun melaksanakan tugas tambahan. Bahkan PNS harus rela merogoh kocek untuk biasa transportasi dan makan ketika harus lembur di luar jam kerja. Maka, jika ingin kaya jangan nikah dengan PNS.

Namun, sesempit itukah pandangan kita akan kondisi PNS yang terkenal dengan “gaji pas, kerja press”? ┬áSebagai kaum cendekia dan pemikir seharusnya kita bisa berpikir lebih bijak. Meskipun gaji PNS tidak sebanyak gaji para pengusaha. Namun inilah keistimewaan PNS. Pemerintah sengaja mendesain PNS sebagai abdi negara yang sederhana dan jauh dari kata kemewahan. Apalagi membuang-buang uang. Kalau pun gaya hidup menjadi tantangan, tentu ada poin-poin tertentu yang harus dilalui PNS agar bisa memperoleh kehidupan lebih layak lagi.

PNS memang dilarang merangkap jabatan fungsional maupun struktural. Tapi sampai saat ini tidak ada aturan yang melarang PNS untuk berwirausaha. PNS kreatif tentu tidak hanya puas pada profesinya. Hal-hal baru seperti menjalankan usaha kreatif adalah upaya yang dapat ditempuh PNS untuk memperoleh tambahan penghasilan. Tambahan pekerjaan yang dilaksanakan pun bebas. Artinya tidak ada hukum yang mengatur kreativitas PNS dalam berwirausaha. Selama masih dalam koridor aturan yang benar dan tidak melanggar hukum.

PNS itu abdi negara. Artinya, sebagai pelayan masyarakat tanggung jawabnya tidak terputus di dunia saja. Yang dilakukan selama memberikan pelayanan akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Maka tidak etis jika pendapatan PNS dibandingkan dengan pendapatan profesi lain. Dengan siapapun kita menikah, jika ada kerja sama yang baik antara suami istri. Kaya dan miskin adalah takdir. Terlepas itu PNS atau nonPNS. Jangan berhenti usaha



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *