Kepastian Seleksi CPNS 2015: Ditunda

Calon peserta seleksi cpns 2015 berlomba-lomba memburu info kepastian seleksi cpns 2015. Menurut surat KemenPANRB Yuddy Chrisnandi nomor B/2163/M.PAN/06/2015 ditandatangani 30 Juni 2015 seleksi cpns 2015 ditunda karena banyak lembaga dan instansi yang belum menyelesaikan analisis jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (abk), dan rencana kebutuhan pegawai dalam lingkup lima tahun ke depan.

Menurut data PANRB, dari 76 kementerian/lembaga di pemerintah pusat baru 18 yang sudah selesai. Sisanya masih dalam proses. Adapun pada pemerintah daerah, baru 72 dari 572  yang menyelesaikan pembuatan anjab dan abk. Penundaan yang dilakukan pemerintah merupakan bentuk ultimatum agar lembaga-lembaga patuh terhadap peraturan. Khususnya pada UU ASN nomor 5 tahun 2014.

Aturan tersebut tidak berlaku bagi kementerian yang mempunyai sekolah kedinasan. Tes seleksi CPNS tetap dilaksankaan karena sudah mendapat persetujuan dari menteri. Nantinya mereka akan mengikuti Tes Kemampuan Dasar (TKD).

Seleksi CPNS memang membutuhkan dana yang cangat besar. Dari penyusunana soal, upload soal ke CAT, sampai pada biaya pelaksanaan tentu menghasilkan dana yang tidak sedikit. Maka dari itu, pemerintah juga ingin melakukan efisiensi anggaran. Pemerintah tidak ingin dengan anggaran yang besar, tapi mendapatkan pegawai yang tidak berkualitas.

Selama mas penundaan seleksi cpns 2015, kementerian dan pemerintah daerah diharap tetap fokus dalam menyelesaikan anjab dan abknya. Enam hal menjadi prioritas terpenting yang harus dilakukan, kebutuhan pegawai lima tahun mendatang, kebutuhan tingkat jabatan pimpinan tinggi, jabatan tinggi pendukung, jabatan fungsional tingkat ahli, jabatan fungsional tingkat terampil, dan nomenklatur nama jabatan pelaksana harus selesai.

Pada tabel Reformasi Manajemen ASN ada 10 nomor:

  1. Penetapan kebutuhan: ANJAB dan ABK dengan e-formation
  2. Pengadaan: Sistem registrasi on-line dan seleksi menggunakan CAT
  3. Pengembangan: Berdasarkan kualifikasi, kinerja dan kompetensi; open recruitment; serta diklat merupakan hak pegawai ASN
  4. Penilaian kinerja: Berdasarkan SKP dan penilaian 360 derajat
  5. Disiplin: Penjatuhan hukuman disiplin kepada pegawai
  6. Penghargaan: Berdasarkan kinerja
  7. Pemberhentian: Tidak mencapai kinerja
  8. Penggajian dan tunjangan: Berdasarkan beban kerja, tanggung jawab dan risiko pekerjaan, tunjangan berbasis kinerja, tingkat kemahalan
  9. Jaminan pensiun dan jaminan hari tua: Sesuai indeks wilayah, semangat fully funded
  10. Perlindungan: Sistem jaminan sosial nasional dan bantuan hukum

Penatapan ANJAB dan ABK sangat menentukan nasib CPNS. Penghitungan yang cepat dan tepat penting dilakukan agar calon peserta juga segera mendapatkan kepastian. Upaya pemerintah untuk memeratakan abdi negara di Indoensia penting untuk diapresiasi. Apalagi selama ini jelas-jelas terlihat ada tumpang tindih yang tidak imbang antara pegawai di Pulau Jawa dan di luar Jawa. Hal ini sangat memprihatinkan. Padahal semua daerah membutuhkan pelayanan yang sama. Ingin dilayani dengan prima adalah harapan seluruh masyarakat dari kota sampai pelosok negeri. Maka cara terbijak dalam menghadapi penundaan seleksi CPNS ini adalah berupaya mempelajari soal-soal seleksi agar esok bisa memperoleh hasil tes dengan baik.



No Responses to “Kepastian Seleksi CPNS 2015: Ditunda”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *