Pensiun Dini PNS Menurut UU ASN

 Jika anda buka Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur sipil Negara pada paragraf 12 (Bab Pemberhentian) Pasal 87 disebukan bahwa seorang PNS diberhentikan dengan hormat karena 5 alasan:

1. PNS meninggal dunia
2. Berhenti atas permintaan sendiri (Pensiun Dini)
3. PNS mencapai batas usia pensiun (BUP)
4. Adanya perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pensiun dini.
5. PNS sudah tidak cakap secara jasmani dan atau rohani yang membuatnya tidak dapat mejalankan tugas dan kewajibannya sebagi seorang PNS.

Dari ketentuan paragraf tersebut muncul istilah pensiun dini. Apa sebenarnya pensiun dini PNS itu? Apa saja dasar ketentuannya, bagaimana prosedur pengajuannya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Peraturan pelaksanaan (peraturan pemerintah) dari UU ASN terkait pemberhentian pegawai sampai saat ini belum ditetapkan oleh pemerintah sehingga menurut pasal 139 UU ASN Peraturan yang merupakan peraturan pelaksanaan UU nomor 8 Tahun 1974 tetap berlaku.

Apa itu Pensiun Dini?

Pensiun adalah kondisi ketika sesorang sudah tidak bekerja lagi karena berbagai hal. Ketika seseorang pensiun akan mendapat jaminan yang diberikan oleh negara sebagai penghargaan atas jasa-jasa yang telah diberikan oleh seoarang pegawai negeri sipil kepada negara. Pemberhentian atas permintaan sendiri sebelum seorang PNS mencapai batas usia pensiun disebut pensiun dini. Pemberhentian atas permintaan sendiri ada dua jenis yang pertama tanpa diberi hak pensiun dan yang kedua pensiun dini dengan hak pensiun. Seorang PNS yang telah berusia minimal 50 tahun dan telah mengabdi dengan masa kerja paling sedikit 20 tahun dapat (berhak) mengajukan pensiun dini. Pensiun ini diajukan ketika seorang PNS belum mancapai batas usia pensiunnya. Kedua kriteria diatas bersifat kumulatif (harus ada dua-duanya).

Persyaratan Pensiun Dini

  1. Usia minimal 50 tahun dan telah mengabdi dengan masa kerja minimal 20 tahun.

  2. Mengajukan permohonan tertulis untuk berhenti sebagai PNS sebelum BUP kepada menteri Sekretaris Negara u.p. Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Sumber Daya Manusia.

Permohonan sebagaiman disebutkan pada huruf b diajukan secara berjenjang kepada unit pengelola kepegawaian di masing-masing instanis/kementerian lembaga.

Prosedur Untuk Pengajuan Pensiun Dini

bagan alur pensiun dini PNS

Untuk dapat mengajukan pensiun dini selain harus sudah memenuhi sayarat 50 tahun umur dan 20 tahun masa kerja, PNS harus melengkapi berkas administasi sebagai berikut:

1. Permohonan yang diajukan kepada Menteri Sekretaris Negara u.p. Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Sumber daya manusi dengan menyertakan berkas untuk kelengkapan administrasi berupa:

a. Daftar Susunan Anggota Keluarga
b. Fotocopy SK Pengangakantan Sebagai CPNS
c. Fotocopy SK Pangkat paling akhir
d. Fotocopy Kartu Pegawai (Karpeg)
e. Fotocopy SK Kenaikan Gaji Berkala (KGB) terakhir
f. Fotocopy Surat Nikah
g. Fotocopy KTP
h. Fotocopy Akte Kelahiran Anak
i. Surat Keterangan Kuliah bagi anak yang masih menjadi tanggungan keluarga.
j. Fotocopy Rekening Bank.
k. Pas Foto terbaru ukuran 3×4 sebanyak 10 lembar
l. Pas foto istri/suami ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar.

2. Penelitian, pemeriksaan, dan pemilahan berkas kelengkapa administrasi oleh staf di Biro Kepegawaian.

3. Penyiapan:

a. Surat Menteri Sekretaris Negara Kepada Presiden tentang pemberhentian dengan hak pensiun sebagai PNS.
b. Rancangan Keputusan Menteri Sekretaris Negara beserta memorandum penjelasannya tentang pemberhentian dengan hak pensiun sebagai PNS.

Surat Keputusan pemberian pensiun akan ditetapkan oleh:

  1. Presiden Republik Indonesia untuk PNS dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c) sampai dengan Pemina Utama (IV/e.
  2. Menteri Sekretaris Negara untuk PNS dengan pagkat Juru Muda (II/a) sampai dengan Pembina Tk. I (IV/b)

Setelah surat keputusan penetapan pemberhentian dari PNS dengan hak pensiun tersebut telah ditetapkan proses selanjutnya adalah:
1. Penyiapan Salinan dan Petikan Keputusan Menteri Sekretaris Negara.
2. Penggandaan Salinan dan Petikan Keputusan Menteri Sekretaris Negara.
3. Penyampaian Petikan kepada PNS yang bersangkutan dan penyampaian salinan kepada unit kerja atau instansi yang terkait.



94 Responses to “Pensiun Dini PNS Menurut UU ASN”
  1. ariabudi May 7, 2015
    • wikipns May 8, 2015
  2. endang May 13, 2015
    • wikipns May 14, 2015
    • Ginting July 10, 2015
  3. tutor June 2, 2015
  4. rukiah sembiring June 11, 2015
    • wikipns June 14, 2015
  5. Lefina June 15, 2015
  6. Mezak Ratag June 16, 2015
  7. m hisyam iqbal June 25, 2015
  8. Titiek Diana July 2, 2015
    • wikipns July 4, 2015
  9. Dewi July 28, 2015
    • wikipns August 11, 2015
      • okyn November 22, 2015
  10. slamet faijin July 29, 2015
    • wikipns August 11, 2015
  11. mohammad Isnaini July 30, 2015
  12. Hamdan August 10, 2015
    • wikipns August 11, 2015
  13. Anita August 10, 2015
    • wikipns August 11, 2015
      • Beny August 14, 2015
  14. Lukito Gunadi August 19, 2015
  15. Ratih August 21, 2015
  16. Arla August 23, 2015
    • wikipns August 23, 2015
  17. ananta August 24, 2015
  18. erick August 25, 2015
  19. RH August 27, 2015
  20. Resmin Ruslinda August 31, 2015
    • wikipns September 7, 2015
  21. asep September 2, 2015
    • wikipns September 7, 2015
  22. WARMAN September 5, 2015
  23. Rimbawan September 8, 2015
    • wikipns September 25, 2015
  24. ade wani September 10, 2015
  25. Sri mulyani September 11, 2015
    • wikipns September 25, 2015
  26. Sri mulyani September 11, 2015
    • wikipns September 25, 2015
  27. petrus marbun September 16, 2015
    • wikipns September 25, 2015
  28. rismature September 17, 2015
    • wikipns September 25, 2015
  29. rismature September 17, 2015
  30. HJ. DIAH FITA LOKA October 1, 2015
    • wikipns November 24, 2015
  31. Atto Suharto E October 5, 2015
  32. Atto Suharto E October 5, 2015
  33. usman bakar October 5, 2015
  34. usman bakar October 5, 2015
  35. Edi herianto October 9, 2015
  36. nisa esti October 16, 2015
    • wikipns October 23, 2015
  37. sandi October 17, 2015
  38. furkon November 7, 2015
    • wikipns November 11, 2015
      • Marzuki November 20, 2015
        • wikipns November 24, 2015
  39. Endang November 30, 2015
    • wikipns December 1, 2015
  40. febri December 4, 2015
    • wikipns December 4, 2015
  41. Mauren December 5, 2015
    • wikipns December 5, 2015
      • Mohammad Lutfi December 14, 2015
  42. Mohammad Lutfi December 11, 2015
  43. bandu tramiadji December 15, 2015
    • bandu tramiadji December 15, 2015
      • wikipns December 18, 2015
  44. Maria Ulfah December 17, 2015
    • wikipns December 17, 2015
  45. Hanifah December 22, 2015
  46. Dedi ardjasoebrata December 29, 2015
    • wikipns December 31, 2015
  47. Ganda January 13, 2016
    • wikipns January 14, 2016
  48. JUSLY ADRIANUS January 13, 2016
    • JUSLY ADRIANUS January 13, 2016
      • wikipns January 14, 2016
    • wikipns January 14, 2016
  49. delvi January 15, 2016
    • wikipns January 18, 2016
  50. Mohammad koko January 16, 2016
    • wikipns January 18, 2016
  51. Bambang January 19, 2016
    • wikipns January 20, 2016
  52. Mohammad February 8, 2016
  53. Sri mulyani April 18, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *