PNS Blora Wajib Berpakaian Samin

Kabar bagi CPNS dan PNS di lingkungan kabupaten Blora Jawa Tengah. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Blora telah mengeluarkan peraturan baru bagi seluruh CPNS/PNS untuk mengenakan pakaian adat samin. Penggunaan pakaian adat samin sebenarnya sudah mulai digunakan sejak Februari 2014, tapi masih banyak pegawai yang belum menaatinya.

desain baju samin

Seragam dengan dominan warna hitam ini mengambil filosofi nilai-nilai luhur sedulur sikep samin yang banyak tersebar di kabupaten Blora. Diantaranya adalah di Klopoduwur, Randublatung, dan Jiken. Kebijakan penggunaan pakaian adat samin ini dikomandani oleh Bupati Blora Djoko Nugroho. Beliau ingin sekali kekayaan budaya yang dimiliki kabupaten Blora didukung penuh oleh abdi negara di lingkungan Blora itu sendiri. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan mengenakan pakaian adat samin sebagai seragam CPNS/PNS.

Perlu diketahui bahwa sebenarnya pakaian samin tidak harus hitam. Meskipun selama ini pakaian samin lebih banyak dikenal berwarna hitam pekat. CPNS/PNS boleh menggunakan warna selain hitam selama masih dalam ukuran gelap dan tidak mencolok dan berbahan sederhana. Filosofi samin menyukai kesederhanaan merupakan dasar bahwa pakaian samin tidak boleh dibuat terlalu modis apalagi sampai berlebihan.

Bagaimana bentuk pakaian samin bagi CPNS/PNS pria?

Model pakaiannya adalah panjang lengan mendekati pergelangan tangan dan panjang celana tidak sampai pada mata kaki. Pegawai juga dapat melengkapinya dengan iket (ikat kepala) atau biasa disebut udeng. Arti dari ikat kepala ini adalah agar para CPNS/PNS tidak mudah terpengaruh dan terbawa arus negatif mengingat amanah besar yang diemban sebagai utusan negara di tengah masyarakat.

Bagaimana bentuk pakaian samin bagi CPNS/PNS wanita?

Bagi CPNS/PNS wanita menggunakan bawahan atau rok yang terbuat dari kain bermotif lurik. Untuk panjangnya adalah tidak sampai pada mata kaki agar lebih mudah dalam berjalan atau bergerak, kecuali bagi yang menggunakan jilbab.

Dasar penggunaan pakaian adat samin bagi CPNS/PNS di Pemkab Blora adalah surat edaran nomor 061/561 tentang pedoman bagi para PNS dan pegawai honorer untuk mengenakan pakaian Samin. Pakaian adat samin ini hanya digunakan sekali dalam setiap bulannya, yaitu hari KamisĀ  minggu keempat.

Upaya pemerintah kabupaten Blora untuk melestarikan budaya daerah patut diparesiasi. Tanpa ada campur tangan pemerintah, kebudayaan pun berangsur akan luntur. Maka, bagi CPNS/PNS di kabupaten Blora hendaknya mentaati peraturan tersebut. Apalagi jadwal penggunaannya pun hanya sekali dalam seminggu.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *