PNS Kudus Wajib Ikuti Tes Kesamaptaan

Bagi rekan-rekan yang masuk dalam lingkup PNS Kudus wajib ikuti tes Kesamaptaan. Pasalnya, tanpa mengikuti tes ini PNS Kudus tidak bisa naik pangkat. Istilah Tes Kesamaptaan memang masih terdengar asing bagi sebagian orang. Perlu diketahui, Tes Kesamaptaan adalah  istilah Tes Kesehatan Jasmani (TKJ) yang wajib diikuti oleh PNS jika ingin menaikkan jenjang jabatannya.

Tes tersebut wajib diikuti oleh PNS Kudus yang ingin mengikuti seleksi kenaikan pangkat di tahun ini. Untuk lingkup kota Kudus sendiri tes Kesamaptaan berupa lari 2.400 meter mengelilingi lapangan gedung olah raga Wergu Wetan sebanyak enam kali putaran. Kebijakan ini jangan dianggap sebagai bullying, melainkan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para PNS untuk senantiasa memperhatikan kesehatan fisiknya. Sebagai seorang abdi negara memperhatikan kesehatan sangatlah penting. Pasalnya, kesehatan PNS akan sangat mempengaruhi kinerja dan pelayanan prima yang akan diberikan kepada publik. PNS yang sering tidak masuk karena sakit tentu akan sangat berpengaruh pada pekerjaan yang seharusnya bisa dilaksanakan secara baik. Sehingga kegiatan ini dianggap sebagai pembinaan hidup sehat PNS. PNS yang sehat akan bekerja lebih dinamis dan lincah dalam menjalankan tugas. Jiwa dan fisik yang sehat tentu akan lebih dapat bekerja secara optimal daripada yang sakit.

Pemerintah Kudus telah menjalankan program ini. Untuk memperlancar kelancaran tes, BKD bekerjasama dengan kodim 0722 Kudus. Sebanyak 265 PNS telah tergabung dalam menjalankan tes Kesamaptaan.  Jumlah itu terdiri dari 38 orang fungsional umum, 15 pejabat struktural, dan 212 penyabat fungsional tertentu seperti fungsional guru, kesehatan, penyuluh KB, dan pengawas SMK ikut tergabung dalam semangat tes Kesamaptaan.

Tes lari yang diberikan kepada PNS jangan dibayangkan seperti lomba lari atau pelatihan militer yang ada di lingkungan TNI POLRI. Tes kesamaptaan memang menuntut PNS untuk berlari tapi tidak harus kencang atau memaksakan diri. Bagi yang tidak kuat pun tidak akan mempengaruhi penilaian. PNS yang kuat dianggap sehat dan yang tidak kuat dianggap perlu istirahat untuk lebih sehat lagi.

Banyaknya PNS yang pingsan ketika apel dan upacara merupakan salah satu motif dilaksanakannya program ini. Pemerintah berasumsi banyak PNS yang tidak sehat sehingga perlu di tes kesehatan sebelum dinaikkan pangkatnya. Semakin tinggi pangkat seseorang seharusnya semakin prima pelayanannya. Pelayanan prima tentunya juga tak lepas dari kondisi kesehatan.



2 Responses to “PNS Kudus Wajib Ikuti Tes Kesamaptaan”
  1. Wied Efect September 8, 2015
  2. D Marta September 8, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *