PNS Purbalingga Wajib Bercincin Batu Akik

  • Ada yang menarik jika kita mengunjungi instansi-instansi pemerintahan di Purbalingga Jawa Tengah. Apakah itu? Bagi Anda yang belum mengetahui, mari kita tengok jari-jari di tangan pejabat dan aparatur sipil negara di daerah Purbalingga. Ya, pejabat dan PNS Purbalingga diwajibkan mengenakan cincin batu akik khususnya batu akik “clawing” yang merupakan potensi dari kabupaten tersebut.Sebelumnya, penemuan batu akik di sungai Klawing mulai menggemparkan warga. Setelah mengetahui bahwa bahan mentah itu memiliki potensi besar untuk pundi-pundi perekonomian banyak, banyak yang mulai membuka usaha pembuatan cincin akik. Pemasaran batu akik memang masih terkesan tradisional. Melalui UMKM akhirnya usaha ini mulai berkembang pesat. Pasalnya, demam batu akik yang melanda warga Indonesia berdampak baik bagi pengrajin batu akik. Bahkan untuk beberapa model atau tipe satu cincin bisa berharga jutaan rupiah. Harga tersebut tidak menjadi masalah bagi penggemar batu akik.

    Dalam rangka mendukung distribusi batu akik khususnya batu akik clawing, Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto mengajak seluruh aparatur dan pejabat untuk menggunakan cincin batu akik Purbalingga. Tidak hanya itu, para abdi negara ini juga diminta menyosialisasikan keluarga dan teman terdekat untuk menggunakan cincin akik sebagai wujud kecintaan terhadap Purbalingga.

    Perlu diketahui dalam APBD 2015 Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah menyiapkan 900 juta rupiah untuk mendukung para pengrajin. Wujud dukungan pemerintah sangat nyata dalam mengangkat citra Purbalingga di tanah akhir.

    Para pengrajin batu akik sangat bersyukur atas dukungan dan upaya pemerintah yang menghargai kebijakan pemerintah. Dengan begini maka kerajinan cincin batu akik yang mereka gunakan pasti laku. Sebentar lagi pemkab Purbalingga juga akan memperluas jaringan sampai ke kota-kota besar. Menurut mereka, sebagus apapun suatu barang jika sistem promonya tidak sesuai maka tidak akan laku. Untuk itu pemerintah berupaya keras hingga mengajak ASN dari kalangan manapun untuk wajib berbatu akik ketika sedang dinas kantor.

    Bagi setiap daerah, memiliki keunikan masing-masing dalam mengatur PNS di lingkungan pemerintah kota, kabupaten maupun provinsi. Di lingkungan Pemrov Jateng, semua PNS juga diwajibkan Gubernur Jateng untuk menggunakan baju adat setiap sebulan sekali.

    Lain halnya dengan Pemkab Purbalingga dan Pemrov Jateng, Pemkab Blora juga mewajibkan PNS memakai baju samin sebagai keunikan dan khazanah budaya khas Blora. Bagi PNS di lingkungan Kabupaten Blora, diwajibkan mengenakan baju samin yang unik dan menarik.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *