PPD 2015 Menguji Kreativitas PNS

Penerimaan Peserta Didik (PPD) 2015 tampaknya benar-benar menguji kreativitas PNS. Seperti halnya yang terjadi di kota Semarang. Penerimaan peserta didik dilaksanakan melalui sistem online. Dengan begitu mau tidak mau wali murid harus berhubungan dengan dunia internet agar anaknya dapat bersekolah di lingkungan kota Semarang.

Jadwal PPD untuk tingkat SD sudah dimulai pada hari Sabtu 20 Juni 2015 melalui masing-masing operator di sekolah masing-masing. Adapun penutupan dari pendaftaran PPD adalah tanggal 25 Juni 2015. Sesuai waktu yang telah dijadwalkan, peserta dapat menerima hasil pada tanggal 1 Juli 2015. Meskipun demikian, setiap hari peserta dapat memantau peringkat atau rangking setiap hari jam berapapun sehingga jika posisi sudah mengkhawatirkan dapat segera dilakukan pencabutan berkas untuk dimasukkan ke sekolah yang lain. Mengingat perangkingan penerimaan siswa baru sangat memperhitungkan jumlah kuota, usia, dan rayon. Perangkingan dilakukan secara otomatis sehingga sekolah tidak bisa memilih anak mana yang harus diterima dan ditolak.

Melalui sistem ini, PNS yang bertugas sebagai operator sangat dituntut daya kreativitasnya. Selain mampu mengoperasikan komputer, operator juga harus mampu mengatasi koneksi internet yang bukan tidak mungkin akan mengalami trouble di tengah-tengah proses pendaftaran. Mengingat banyaknya pendaftar dan diakses oleh banyak operator, maka masing-masing operator harus bertindak sekreatif mungkin.

Bagi sebagian operator wifi adalah jaringan terbaik untuk kegiatan PPD 2015 ini. Namun bagi yang memiliki koneksi wifi kurang baik alangkah lebih baiknya menyiapkan modem atau ponsel yang dapat digunakan untuk mengakses website PPD. Hal ini sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu koneksi internet mengalami gangguan.

Selain pada bagian koneksi internet, operator juga harus menyiapkan printer lebih dari satu. Dikhawatirkan jika printer yang disiapkan hanya satu, jika terjadi masalah maka kegiatan PPD tidak dapat berjalan dengan lancar. Tentunya hal ini sangat tidak diinginkan baik oleh panitia maupun wali murid yang mendaftar.

Kreativitas operator sangat diperlukan dalam proses ini. Kegiatan yang sudah terjadwal tidak bisa diotak-atik seenaknya. Maka dari itu, kedisiplinan petugas untuk datang tepat waktu dan tetap stand by selama masa pendaftaran menjadi sebuah keharusan. Masyarakat diperbolehkan melaporkan jika memang ada sekolah yang menutup pendaftaran sebelum waktu yang telah ditentukan karena dianggap dapat merugikan berbagai pihak.

Untuk mengantisipasi hal-hal buruk. Bekerja dengan sigap, cerdas, dan ikhlas menjadi kewajiban bagi semua petugas. Apalagi masalah pendaftaran peserta didik menjadi bagian tolok awal masa depan penerus bangsa.

Oleh karena itu, untuk mengingatkan para operator sebelum menjalankan tugas dashboard website PPD telah diantarkan oleh 8 kata-kata semangat:

  1. Kerja adalah Rahmat: Aku Bekerja Tulus Penuh Kebersyukuran
  2. Kerja adalah Amanah: Aku Bekerja Benar Penuh Tanggung Jawab
  3. Kerja adalah panggilan: Aku Bekerja Tuntas Penuh Kesungguhan
  4. Kerja adalah Aktualisasi: Aku Bekerja Keras Penuh Semangat
  5. Kerja adalah Ibadah: Aku Bekerja Serius Penuh Kecintaan
  6. Kerja adalah Seni: Aku Bekerja Cerdas Penuh Kreativitas
  7. Kerja adalah Kehormatan: Aku Bekerja Tekun Penuh Keunggulan
  8. Kerja adalah Pelayanan: Aku Bekerja Transparan Penuh Kerendahan Hati


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *