Proses dan Permasalahan yang Sering Terjadi pada Tunjangan Dikdas

Tunjangan dikdas mungkin itu adalah hal yang paling ditunggu oleh para PNS yang berprofesi sebagai seorang guru. Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan sebelum akhirnya mendapatkan tunjangan tersebut, dan langkah-langkah tersebut tentunya harus diikuti dengan baik, agar tunjangan berhasil didapat.

Proses registrasi

 Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan Tunjangan dikdas tersebut adalah mengisi lembar info PTK  atau Lapor Tunjangan Dikdas, ini adalah salah satu fasilitas yang diperuntukkan bagi guru/PTK yang diadakan oleh Direktorat P2TK Dikdas, dalam rangka membantu guru agar lebih mudah melakukan pengecekan dan  verifikasi data yang berhasil dikirim.

  1. Masuk ke dalam lembar PTK
  2. Masukkan no NRG sebagai userID juga Anda sudah mendapatkan setifikasi dan menggunakan NUPTK jika Anda belum mendapatkan sertifikasi.
  3. Masukkan tanggal lahir sebagai password dengan format penulisan tahun = 4 digit, bulan = 2 digit, dan tanggal = 2 digit.
  4. Pilih periode semester dengan 2 tahun ajaran, Anda juga dapat melakukan pengecekan untuk periode sebelumya.
  5. Masukkan kode captha dengan benar
  6. Setelah itu tekan tombol submit.

Anda dapat melakukan pengecekan terhadap data yang ada pada lembar info PTK tersebut, jika ada info yang dirasa kurang tepat,sebaiknya lapor pada operator sekolah masing-masing untuk segera dilakukan perbaikan.

tunjangan dikdas dan permasalahannya

Permasalahan yang sering terjadi

Ada  beberapa masalah yang sering kali terjadi tetang masalah info PTK ini, dan hal seperti ini harus dapat diluruskan dengan segera agar tidak ada kesalahan di kemudian hari yang dapat menyebabkan tunjangan tidak dpat dicairkan atau hal lainnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang sering kali terjadi dalam info PTK, seperti ;

1. JJM tidak memenuhi syarat

Hal yang paling sering adalah jumlah jam yang kurang dari peraturan yaitu sekitar 25 jam per minggu.

2. NUPTK bermasalah

Cek kembali no NUPTK yang Anda dapatkan pada aplikasi DAPODiK, karena mungkin saja terjadi kesalahan dalam pengetikan.

3. NUPTK berbeda dengan database

Hal seperti ini akan terjadi ketika nomor NUPTK yang Anda masukkan berbeda dengan data yang ada pada database.

4. Sekolah induk tidak diketahui

Ketika Anda tidak memberikan centang pada kolom sekolah yang ada maka data tersebut disebut dengan data mengambang.

5. Riwayat pendidikan yang tidak diisi

Apabila Anda belum mengisi  data riwayat pendidikan atau tidak lengkap mengisi riwayat data pendidikan, maka kasus seperti ini akan muncul. Tips nya adalah Anda harus mengisi biodata dari SD hingga sekolah terakhir.

6. Tempat tugas yang tidak diketahui

Periksa kembali secara teliti tempat tugas mengajar Anda, cek kembali data rinci seorang guru, agar masalah seperti ini tidak muncul.

7. Memasuki usia pension

Hal seperti ini tentunya akan terjadi ketika guru yang bersangkutan sudah memasuki usia pensiun.

Demikianlah ulasan mengenai tunjangan dikdas, semoga informasi ini berguna Anda semua.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *