Serba Serbi Kartu Pegawai Elektronik (KPE) PNS

Apakah rekan-rekan semua telah memiliki kartu pegawai elektronik? Penulis yakin belum semuanya memiliki kartu pegawai negeri sipil multifungsi ini. Meskipun program KPE ini telah lama diluncurkan sejak tahun 2007 namun masih banyak PNS terutama yang berdinas di daerah yang belum memilikinya. Untuk rekan-rekan yang belum mempunyai KPE bisa segera menghubungi unit pengelola kepegawaian untuk segera diproses pembuatannya. Ngomong-ngomong soal kartu pegawai elektronik berikut ini kami berikan informasi tetang serba-serbi kartu pegawai berwarna kuning emas tersebut.

Apa itu Kartu Pegawai Elektronik?

Kartu pegawai elektronik atau yang lebih akrab kita sebut dengan KPE (Ka-Pe-E) adalah semacam identitas untuk seorang PNS. Dalam ketentuan pasal 1 angka 2 disebutkan Peraturan Kepala BKN nomor 7 tahun 2008 (7 tahun yang lalu) tentang Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik adalah Kartu identitas seorang PNS yang memuat data PNS dan keluarga secara elektronik. Kartu ini diperuntukan bagi setiap PNS dan akan tetap berlaku ketika si PNS telah pensiun di kemudian hari. Pemberian KPE ini bertujuan untuk memudahkan administrasi dan meningkatkan pelayanan kepada semua pegawai.

Ada 2 Macam KPE Lho..

Ada dua macam KPE yaitu KPE dan KPE Tambahan. KPE diperuntukkan untuk diri PNS sendiri sedangkan KPE tambahan adalah identitas untuk suami atau istri serta anak yang masih mejadi tanggungan PNS atau penerima pensiun yang bersangkutan. Jadi kalau secara administrasi benar, maka seorang PNS atau yang sudah pensiun, istri/suami, serta anak yang masih menjadi tanggungan masing-masing akan memiliki kartu pegawa berwarna kuning emas. Selain itu, KPE tambahan juga diberikan kepada orang tua PNS yang meninggal dan tidak meninggalkan suami, istri, atau anak. KPE tambahan akan terus berlaku selama pemegannya atau yang bersangkutan masih menjadi tanggungan Pegawai Negeri Sipil/Penerima Pensiun.

  Baca Juga : Tunjangan Istri dan Anak

Tujuan Pembuatan KPE

Tujuan utama adanya Kartu Pegawai Elektronik ini adalah memberi kemudahan dalam hal pelayanan kepada Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun, dan juga keluarganya. Pelayanan ini dapat berupa layanan:

  • Gaji
  • Kesehatan
  • Pensiun
  • Tabungan Hari Tua
  • Tabungan Perumahan
  • Transaksi Perbankan
  • Layanan lain-lain

Layanan Untuk Pemilik KPE Tambahan

  • Kesehatan
  • Transaksi Keuangan
  • Layanan Lainnya

Layanan untuk KPE Tambahan akan sama seperti untuk KPE untuk janda/duda dan juga anak dari PNS atau penerima pensiun PNS.

Desain dan Bentuk Kartu Pegawai Elektronik

Kalau penulis amati, desain dan bentuk dari Kartu Pegawai Elektronik ini cukup menarik. KPE ini lebih aman dan tidak gampang rusak jika dibandingkan dengan kartu pegawai yang belum elektronik. Sebelum adanya KPE sebenarnya telah ada Karpeg yang dibuat manual dan terbuat dari cetakan kertas, beberapa masih ada yang diketik manual. KPE bentuknya persegi panjang dengan ukuran panjang 8,56 cm dan lebar 5,4 cm. Warna dasar dari kartu ini adalah kuning. Di bagian depan kartu ini ada gambar latar peta NKRI yang diatasnya terdapat:

  • gambar Garuda Pancasila
  • Tulisan Bada Kepegawaian Negera
  • Tulisan Kartu Pegawai Elektronik
  • Microchip kuning emas
  • Nama, NIP, dan foto PNS Pemilik KPE
  • Tempat dan tanggal penetapan Kartu Pegawai Elektronik

Untuk desain KPE Tambahan hampir sama seperti di atas, yang berbeda adalah data terkait identitas pemilik KPE tambahan, foto, dan sidik jari.

Berikut gambar dari KPE PNS

Desain Depan

kartu pegawai elektronik desain depan

Desain Belakang

kartu pegawai elektronik desain belakang

Apa fungsi Microchip di Karut Pegawai Elektronik?

Menurut peraturannya, penulis juga belum pernah membuktikannya, dalam microship KPE memua data elektronik yang terbagi mejadi 2 kelompok.

Kelompok 1 otentifikasi:
– data kepegawaian
– sidik jari
– data keluarga

Kelompok 2 akses layanan:
– tabungan perumahan
– asuransi kesehatan
– tabungan hari tua dan pensiun
– keuangan dan perbandkan
– fasilitas lainnya.

Prosedur dan Syarat Pengajuan KPE

Untuk mendapatkan kartu pegawai elektronik harus mengajukan permohonan penerbitan KPE dengan melampirkan berkas adminsitrasi berupa:

  1. Fotocopy Petikan SK Konversi NIP
  2. Fotocopy SK / Petikan SK CPNS
  3. Fotocopy SK / Petikan SK PNS
  4. Fotocopy SK / Petikan SK Pangkat terakhir

Permohonan diajukan kepada Kepala BKN melalui unit kepegawaian masing-masing.

Demikian informasi dari kami tentang KPE PNS. Terlepas dari pelaksanaan dan implementasinya sampai saat, penulis sendiri belum pernah memanfaatkan Kartu Pegawai Elektronik untuk fasilitas layanan sebagaimana disebutkan dalam peraturan di atas. Apabila rekan-rekan ingin berbagi pengalaman dengan KPE ini silahkan di share melalui kotak komentar di bawah ini.



No Responses to “Serba Serbi Kartu Pegawai Elektronik (KPE) PNS”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *