Syarat dan Ketentuan Tugas Belajar PNS

Istilah tugas belajar Pegawai Negeri Sipil bagi para PNS sudah tidak asing lagi, yaitu kegiatan untuk mengikuti pendidikan atau sekolah secara formal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yang biaya pendidikannya ditanggung oleh pemerintah dan dapat dilaksanakan pada saat jam kerja, sehingga secara tidak langsung pegawai Negeri Sipil akan terbebas dari tugas kerja pada saat ia melakukan tugas belajar. Adanya tugas belajar akan sangat menguntungkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki kemampuan intelektual tinggi serta minat belajar yang tinggi, karena yang bersangkutan tidak perlu memikirkan dana pembiayaan. Selain itu, dengan mengikuti tugas belajar, maka seorang PNS dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi. Secara tidak langsung, hal ini seperti beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dasar Hukum Pelaksanaan Tugas Belajar

Pada dasarnya tugas belajar Pegawai Negeri Sipil telah diatur dalam beberapa peraturan, yaitu:

1. Peraturan Presiden (Perpres) no. 12 tahun 1961 tentang pemberian tugas belajar
2. Keputusan Menteri Pertama Nomor 224/MP/1961 tanggal 16 Mei tahun 1961 tentang Pemberian Tugas Belajar di Dalam dan di Luar Negeri
3. Surat edaran dari kepala Biro Kepegawaian no. 4159/A4.3/KP/2010 tanggal 27 Januari tahun 2010 tentang Pedoman pemberian tugas belajar

Syarat dan Ketentuan Tugas Belajar Pegawai Negeri Sipil

syarat dan ketentuan tugas belajar PNS

Untuk dapat mengikuti tugas belajar, seorang Pegawai Negeri Sipil atau PNS harus memenuhi persyaratan dan ketentuan seperti di bawah ini:

1. Sekurang-kurangnya, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) telah bekerja selama 1 (satu) tahun sejak diangkat menjadi PNS

2. Seorang PNS yang akan mengikuti Tugas belajar Pegawai Negeri Sipilharus mendapatkan surat tugas dari pejabat yang berwenang.

3. Bidang ilmu yang akan dipilih harus disesuaikan dengan pengetahuan dan keahlian yang menjadi persyaratan dalam jabatan pada organiasi dan sesuai dengan ABK serta perencanaan SDM pada masing-masing instansi.

4. Persyaratan Usia Maksimal untuk Mengikuti Tugas Belajar Pegawai Negeri Sipil adalah:

  • Usia 25 tahun bagiProgram Diploma I, Diploma II, Diploma III, serta Program Strata I
  • Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan mengikuti Program Pendidikan Strata II maksimal berusia 37 tahun
  • Usia 40 tahun bagi Program Pendidikan Strata III (S3/Doktoral)

5. Program Studi yang dipilih untuk pelaksanaan tugas belajar Pegawai NegeriSipil harus memiliki akreditasi minimal B

6. Bagi Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan struktural harus dibebaskan dari tugas jabatannya.

7. Tidak sedang dalam masa hukuman disiplin, baik tingkat sedang ataupun berat. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat pernyataan dari pejabat yang berwenang.

8. Tidak sedang dalam masa pemberhentian sementara.

9. Ketentuan untuk jangka waktu dari pelaksanaan pendidikan

  • Untuk Tugas Belajar Program D I maksimal¬† 1 tahun
  • Untuk Tugas Belajar Program D II maksimal 2 tahun
  • Untuk Tugas Belajar Program D III maksimal 3 tahun
  • Untuk Tugas Belajar Program Strata I (S-1) atau Diploma IV maksimal 4 tahun
  • Untuk Tugas Belajar Program Strata II (S-2) atau stara maksimal 2 tahun
  • Untuk Tugas Belajar Program Strata III (S-3) atau setara, maksimal 4 Tahun

10. Jangka waktu tugas belajar  Pegawai Negeri Sipil seperti yang telah disebutkan pada poin 9, masih dapat dilakukan perpanjangan maksimal 1 tahun, sesuai dengan kebutuhan dari pihak instansi serta telah mendapatkan persetujuan dari instansi yang berwenang.

11. Apabila seorang PNS telah mengambil perpanjangan 1 tahun, namun belum bisa menyelesaikan proses pendidikannya, maka statusnya akan berubah menjadi ijin belajar atau membiayai proses pendidikan dengan menggunakan dana pribadi.

12. Untuk pelaksanaan tugas belajar pegawai Negeri Sipil, semua PNS berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan tugas belajar tersebut.

13. Seorang Pegawai Negeri Sipil yang telah menyelesaikan tugas belajarnya, maka PNS wajib bekerja kembali pada instansi dimana mereka bekerja sebelumnya dan melaksanakan kewajiban kerja dengan ketentuan waktu sebagai berikut :

  • Baik pemberian tugas belajar dalam negeri maupun luar negeri, harus menjalani wajib kerja selama dua kali masa tugas belajar (n) atau dirumuskan dengan perhitungan 2n.
    Contoh: seorang PNS menyelesaikan masa tugas belajar selama 2 tahun, maka yang bersangkutan wajib bekerja kembali pada instasi minimal 2n = 2 x 2 = 4 tahun.
  • Perhitungan masa untuk kewajiban bekerja pada suatu instansi dapat berubah, baik berkurang maupun bertambah sesuai dengan pertimbangan kebutuhan organisasi serta kebijakan dari masing-masing pimpinan instansi.


One Response to “Syarat dan Ketentuan Tugas Belajar PNS”
  1. Martin January 15, 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *