Tips Cerdas Membelanjakan Gaji Ke-13

Awal Juli ini semua PNS dan CPNS mendapatkan tambahan rejeki dalam jumlah yang cukup banyak. Selain mendapatkan gaji ke-13 mereka juga mendapatkan rapel kenaikan gaji sebesar 6% untuk 6 bulan. Tambahan penghasilan ini dirasa sangat tepat timing-nya mengingat bulan Juli masih dalam susasana ramadhan dan sebentar lagi akan diikuti lebaran Idhul Fitri. Di bulan-bulan inilah pengeluaran seorang PNS biasanya akan meningkat entah itu untuk beli baju baru, ampao, atau untuk mudik ke kampung halaman. Belum lagi nanti setelah lebaran akan mulai tahun ajaran baru bagi anak-anak sekolah. Tambahan penghasilan dari gaji ke-13, rapel gaji, maupun tunjangan ke-13 bisa jadi tak berasa apapun jika kita sebagai PNS salah dalam membelanjakannya. Berikut ini beberapa tips cerdas untuk membelanjakan uang tersebut.

Baca Juga : Kenaikan Gaji PNS Tahun 2015

 tips cerdas membelanjakan gaji ke 13

  1. Prioritaskan kebutuhan untuk pendidikan Anak di tahun Ajaran baru yang akan mulai di akhir juli tahun ini. Bagaimanapun juga pendidikan anak menjadi hal yang wajib diprioritaskan. Jika rekan-rekan PNS mempunyai anak yang masih sekolah sisakan dulu dari rapel dan gaji ke-13 untuk persiapan tahun ajaran baru. Antisipasi kebutuhan seperti buku, seragam, tas, sepatu, biaya masuk sekolah, dan sebagainya.
  2. Bayar segala macam cicilana atau hutang terlebih dahulu. Sebelum menghabiskan gaji ke-13 dan rapel kanaikan gaji, pastikan rekan-rekan tunaikan dulu kewajiban cicilan bank, rumah, atau kendaraan. Gunakan sisanya hanya setelah semua kewajiban tersebut telah dibayar.
  3. Baju Lebaran ngga harus baru. Jika rekan-rekan dan keluarga memang mempunyai baju yang masih bagus dan layak untuk dipakai di hari lebaran (asal jangan baji dinas), tidak ada salahnya menunda untuk membeli baju baru. Pos pengeluaran ini bisa dikurangi dan direalokasikan ke pos yang lainnya.
  4. Sisakan uang tersebut untuk diberikan kepada orang tua atau keluarga terkasih. Sebagai bakti anak kepada orang tua tidak ada salahnya kita sisihkan sebagaian gaji dan rapel untuk kita berikan kepada orang tua baik berupa cash atau berupa barang. Jika masih ada kelebihan rejeki rekan-rekan bisa membaginya kepada ponakan atau anak-anak tetangga di kampung halaman.
  5. Mumpung rejekinya sedang banyak bukan lantas pengeluaran menjadi banyak dan gaya hidup meningkat dadakan. Hindari persepsi “setahun hanya sekali.” Secukupnya. Jika sempat, sisakan barang 300.000 atau 1.000.000 untuk bisa ditabung. Siapa tahu bakal berguna di kemudian hari. Buat PNS yang masih jomblo bisa buat tabungan pernikahan.
  6. Jangan lupa, di dalam nominal gaji ke-13 dan rapel gaji yang masuk ke kantong rekan-rekan ada hak orang-orang yang kurang mampu. Tunaikan semampu kita dan pastikan kita ikhlas. Jangan memaksa diri yang ujung-ujungnya malah bikin repot di belakang. Lebih bagus lagi jika rekan-rekan menyedekahkannya ke keluarga terdekat terlebih dahulu. Dapat dua pahala. Sedekah dan silaturahmi.
  7. Jika momennya pas, tambahan rejeki tersebut bisa jadi momentum yang tepat buat rekan-rekan mengumpulkan uang muka untuk mengambil kredit rumah. Apa iya mau betah tinggal terus di pondok mertua indah?
  8. Rencanakan pengeluaran dan buatlah checklist. Jangan malas. Catatan ini akan sangat membantu rekan-rekan mengalokasikan penggunakan uang dari gaji dan rapel yang diterima.

Itulah tadi 6 tips cerdas membelanjakan gaji ke-13. Selamat mencoba. Pesan penulis jangan lupa kita sudah diberikan banyak peningkatan kesejahteraan di bulan ini, jadi mari ditingkatkan juga kinerja dan pelayanannya ke masyarakat.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *