Tunjangan Guru Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama

Tunjangan Guru Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama  – Di tahun 2014 ini ada kabar gembira bagi para guru yang belum menjadi PNS di lingkungan Kementerian Agama. Bagi para tenaga pendidik di kementerian agama yang tak kunjung diangkat PNS mungkin kabar ini akan jadi kabar yang sangat membahagiakan. Pada tanggal 17 Oktober telah ditetapkan oleh pemerintahan Presiden Susuilo Bambang Yudhoyono Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 yang mengatur tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil pada Kementerian Agama.

PP 43 tahun 2014 tunjangan profesi guru di kementerian agama

Menurut PP 43 2014 tersebut bagi GBPNS (Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil) akan mendapatkan tunjangan profesi guru. Tunjangan Profesi Guru adalah tunjangan yang diberikan kepada guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.

Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Tunjagan Guru Bukan PNS?

Yang berhak menerima tunjangan profesi guru  adalah GBPNS yang terdiri dari guru madrasah dan guru mata pelajaran pendidikan agam di sekolah.

Syarat-Syarat Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru

1. Memiliki sertifikat pendidik dan Nomor Registrasi Guru (NRG) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
2. GBPNS yang diberi tunjangan adalah GBPNS yang melaksanakan tugas

  • beban mengajar minimal 24 (dua puluh empat) jam tatap muka per pekan bagi guru mata pelajaran atau guru kelas.
  • beban kerja minimal 6 (enam) jam tatap muka per pekan bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai jkepala sekolah dan/atau madrasah.
  • beban kerja minimal 12 (dua belas) jam tatap muka per pekan bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah/atau madrasah.
  • tugas bimbingan kepada paling sedikit 150 (seratur lima puluh) peserta didik bagi guru bimbingan dan konseling.

Siapa yang menerbitkan Pemberian Tunjangan Profesi Guru?

Tunjangan profesi akan diterbitkan oleh pimpinan yayasan / penyelenggara pendidikan tempat GBPNS  sebagai guru tetap bersama dengan kepala sekolah dan /atau madrasah negeri tempat GBPNS mendapat tugasa tambahan jam mengajar serta harus diketahui oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota terkait.

Besar Tunjangan Profesi Guru bagi Guru Bukan PNS

1. Bagi Guru Bukan PNS yang Telah Memiliki Jabatan Fungsional.
Dieberikan tunjangan setara dengan gaji pokok PNS pada pangkat, golonggan, jabatan, dan kualifikasi akademik yang sama sesuai dengan saat penetapan inpassing jabatan fungsional guru yang bersangkutan. Sering diistilahkan tunjangan inpassing guru.

2. GBPNS yang belum fungsional
Diberikan tunjangan sebesar Rp.1.500.000 perbulan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kapan Tunajngan Profesi Guru Mulai Dibayarkan?

Tunjangan profesi bagi GBPNS akan dibayarkan mulai bulan Januari tahun berikutnya terhitung sejak tangggal yang bersangkutan lulus ujian sertifikasi guru sebagaimana yang tercantum dalam sertifikat pendidik dan dibayarkan setelah memperoleh Nomor Registrasi Guru (NRG)

Penghentian Pembayaran Tunjangan Profesi Guru bagi GBPNS

a. Menginggal dunia.
b. Mencapai batas usia 60 tahun.
c. Berhalangan tetap sehingga tidak bisa menjalankan tugas sebagai guru lagi.
d. Mengundurkan diri atau alih tugas ke jabatan lain.
e. Melalaikan kewajiban yang dinyatakan oleh kepala sekolah atau madrasah.
f. Berakhirnya perjanjian kerja.
g. Melanggar perjanjian kerja.
h. Dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.
i. Tidak memeneuhi beban kerja minimal yang ditentukan.
j. Melanggar kode etik guru.

Itulah tadi informasi tentang tunjangan profesi guru bagi Guru Bukan PNS (GBPNS) di lingkungan Kementerian Agama. Semoga bermanfaat. Untuk Peraturan Pemerintah nomor 43 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil pada Kementerian Agama bisa anda unduh di sini.



One Response to “Tunjangan Guru Non PNS di Lingkungan Kementerian Agama”
  1. KB December 30, 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *