Tunjangan Terbaru Fungsional Penyelidik Bumi dan Pranata Nuklir 2015

Berita gembira bagi rekan-rekan PNS yang menduduki jabatan fungsional Penyelidik Bumi dan rekan-rekan yang berkarier sebagai fungsional pranata nuklir. Tepat pada hari Jumat 21 Agustus 2015 Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meneken Peraturan Presiden nomor 94 tahun 2015 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Penyelidik BUmi dan perpres nomor 95 tahun 2015 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pranata Komputer.

Penyesuaian tunjangan ini memang sangat dirasa perlu mengingat nominal tunjangan yang lama dirasa sudah tidak tepat lagi. Selain itu tunjangan fungsional bagi para penyelidik bumi dan pranata nuklir sudah sejak tahun 2007 belum ada penyesuaian. Bera besar tunjangan fungsional penyelidik bumi dan pranta nuklir yang berdasarkan peraturan baru di atas? Temukan jawabannya dalam uraian di bawah ini:

Tunjangan Fungsional Penyelidik Bumi

tunjangan pns fungsional penyelidik bumiDengan mempertimbahkan perlunya penyesuaian tunjangan yang lebih sesuai dengan beban kerja dan tanggun jawab pekerjaan para fungsional Penyelidik bumi akhirnya besaran tunjangannya dinaikkan. Pembebanan dana tunjangan bagi para fungsional penyelidik bumi dibagi menjadi dua. Untuk PNS Penyelidik bumi yang bekerja pada pemerintah pusat tunjangannya dibebankan pada APBN sedangkan bagi yang bettugas di pemerintah daerah tunjangannya dibebankan pad Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD.

Tunjangan ini diberikan ketika seorang PNS masih menduduki jabatan sebagai fungsional penyelidik bumi dan akan dicabut atau dihentikan apabila yang bersangkutan diangkat dalam jabatan struktural atau jabatan fungsional lain atau dikarenakan sebab lain.

Dibandingkan dengan tunjangan fungsional penyelidik yang lama berdasarkan peraturan presiden nomor 38 tahun 2007, pada besaran tunjanggan yang baru terdapat kenaikan rata-rata antara 36%. Persentase kenaikan paling besar diberikan kepada penyelidik bumi pertama (naik sebesar 67%) diikuti dengan penyelidik bumi muda, madya, dan utama masing-masing 33%, 31%, dan 17%. Berikut tabel lengkapnya.

Download Perpres 94 Tahun 2015

Jenjang Jabatan Besar Tunjangan
Baru
(Perpres 94 2015)
Lama
(Perpres 38 2007)
% naik
Penyelidik Bumi Utama 1.400.000 1.200.000 16,7%
Penyelidik Bumi Madya 1.175.000 900.000 30,6%
Penyelidik Bumi Muda 800.000 600.000 33,3%
Penyelidik Bumi Pertama 500.000 300.000 66,7%

Tunjangan Fungsional Pranata Nuklir

Senada dengan penyesuaian tunjangan fungsional penyelidik bumi, penyesuaian tunjangan fungsional pranata nuklir dilaksanakan dengan pertimbangan beban kerja dan tanggung jawab pekerjaan yang diemban oleh seorang fungsional pranata nuklir. Dengan diterbitkannya Perpres 95 tahun 2015 maka besarna tunjangan pranta nuklir yang lama berdasarkan perpres 55 tahun 2007 tidak lagi berlaku.Yang menarik dari penyesuaian tunjangan berdasarkan perpres 95 tahun 2015 hanya diberikan kepada fungsional jenjang termapil dan fungsional ahli sampai dengan tingkat Muda. Khusus untuk fungisonal pranata nuklir tingkat ahli madya dan utama tidak ada penyesuaian (kenaikan).

Jenjanga Jabatan Tunjangan Fungsional
Baru
(Perpres 95 2015)
Lama
(Perpres 55 2007)
% naik
Fungsional Ahli
Pranata Nuklir Utama 1.400.000 1.400.000 0,0%
Pranata Nuklir Madya 1.200.000 1.200.000 0,0%
Pranata Nuklir Muda 800.000 750.000 6,7%
Pranata Nuklir Pertama 500.000 325.000 53,8%
Fungsional Terampil
Pranata Nuklir Penyelia 500.000 450.000 11,1%
Pranata Nuklir Pel. Lanjutan 425.000 300.000 41,7%
Pranata Nuklir Pelaksana 350.000 250.000 40,0%
Pranata Nuklir Pel. Pemula 220.000 dihapus

Untuk Fungsional pranata nuklir pusat tunjangan fungsional akan dibebankan pada APBN sedangkan untuk fungsional pranata nuklir Pemda tunjangan akan dibebankan pada APBD. Persentase kenaikan tunjangan fungsional terbesar diberikan kepada pranta nuklir pelaksana (naik sebesar 40%). Berikut tabel lengkap tunjangan fungsional pranata nuklir terbaru 2015:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *